Lencana Facebook
JAM dan KALENDER
Pages
Diberdayakan oleh Blogger.
Mengenai Saya
Blog Archive
Popular Posts
Blog Archive
Archive for Maret 2015
Perkembangan Bumi
Menurut Ilmu Geologi (ilmu yang mempelajari kulit bumi), perkembangan
bumi terbagi dalam beberapa tahapan, yaitu sebagai berikut.
1. Arkaikum
Zaman ini berumur kira-kira 2500 juta tahun. Pada saat itu bumi masih
belum dingin. Udara masih panas sekali. Kulit bumi masih dalam proses
pembentukan. Belum ada tanda-tanda kehidupan.
2. Palaeozoikum
Zaman ini diperkirakan berumur 340 juta tahun. Pada zaman ini sudah
mulai ada tanda-tanda kehidupan. Binatang-binatang yang kecil (mikro
arganisme) sudah ada. Juga binatang yang tidak bertulang punggung,
bahkan beberapa jenis ikan, amfibi dan reptil sudah mulai ada. Karena
keadaan bumi masih berubah-ubah maka keadaan kehidupan masih sulit
untuk meningkat.
3. Mesozoikum
Zaman ini berumur kira-kira 140 juta tahun. Pada zaman ini kehidupan di
bumi semakin berkembang. Binatang-binatang pada masa itu mencapai
bentuk yang besar sekali. Antara lain Dinosaurus panjangnya 12 meter,
Atlantosaurus panjangnya 30 meter. Jenis burung sudah mulai ada. Zaman
ini disebut pula dengan zaman reptil, karena pada zaman jenis binatang
reptil yang paling banyak sekali.
4. Neozoikum atau Kenozoikum
Zaman ini berlangsung kira-kira 60 juta tahun. Keadaan bumi pada zaman
ini menjadi baik. Perubahan cuaca tidak begitu besar walaupun zaman
es masih ada. Kehidupan berkembang dengan pesat sekali. Zaman ini
dibagi menjadi beberapa zaman, antara lain:
a. Tertier
Pada zaman ini ditandai dengan semakin berkurangnya binatang
raksasa. Famili binatang menyusui sudah mulai ada. Beberapa jenis
monyet dan kera telah mulai hidup.
b. Kwarter
Zaman kwarter berlangsung kurang lebih 600.000 tahun yang lalu.
Pada zaman ini telah ada tanda-tanda kehidupan manusia. Bagianbagian
zaman ini disebut dengan istilah kala. Zaman ini dibagi
dalam dua bagian yaitu kala plestosin dan kala holosin
bumi terbagi dalam beberapa tahapan, yaitu sebagai berikut.
1. Arkaikum
Zaman ini berumur kira-kira 2500 juta tahun. Pada saat itu bumi masih
belum dingin. Udara masih panas sekali. Kulit bumi masih dalam proses
pembentukan. Belum ada tanda-tanda kehidupan.
2. Palaeozoikum
Zaman ini diperkirakan berumur 340 juta tahun. Pada zaman ini sudah
mulai ada tanda-tanda kehidupan. Binatang-binatang yang kecil (mikro
arganisme) sudah ada. Juga binatang yang tidak bertulang punggung,
bahkan beberapa jenis ikan, amfibi dan reptil sudah mulai ada. Karena
keadaan bumi masih berubah-ubah maka keadaan kehidupan masih sulit
untuk meningkat.
3. Mesozoikum
Zaman ini berumur kira-kira 140 juta tahun. Pada zaman ini kehidupan di
bumi semakin berkembang. Binatang-binatang pada masa itu mencapai
bentuk yang besar sekali. Antara lain Dinosaurus panjangnya 12 meter,
Atlantosaurus panjangnya 30 meter. Jenis burung sudah mulai ada. Zaman
ini disebut pula dengan zaman reptil, karena pada zaman jenis binatang
reptil yang paling banyak sekali.
4. Neozoikum atau Kenozoikum
Zaman ini berlangsung kira-kira 60 juta tahun. Keadaan bumi pada zaman
ini menjadi baik. Perubahan cuaca tidak begitu besar walaupun zaman
es masih ada. Kehidupan berkembang dengan pesat sekali. Zaman ini
dibagi menjadi beberapa zaman, antara lain:
a. Tertier
Pada zaman ini ditandai dengan semakin berkurangnya binatang
raksasa. Famili binatang menyusui sudah mulai ada. Beberapa jenis
monyet dan kera telah mulai hidup.
b. Kwarter
Zaman kwarter berlangsung kurang lebih 600.000 tahun yang lalu.
Pada zaman ini telah ada tanda-tanda kehidupan manusia. Bagianbagian
zaman ini disebut dengan istilah kala. Zaman ini dibagi
dalam dua bagian yaitu kala plestosin dan kala holosin
PERKEMBANGAN KEPRIBADIAN
Teori Perkembangan Kepribadian Menurut Sigmund Freud
Freud
dipandang sebagai teoritisi psikologis pertama yang memfokuskan
perhatiannya kepada perkembangan kepribadian. Freud mengartikan
perkembangan kepribadian sebagai cara seseorang belajar tentang
cara-cara baru untuk mereduksi ketegangan dan memperoleh kepuasan.
Sumber dari ketegangan yaitu: perubahan fisik, frustasi, konflik, dan
ancaman.
Freud
merupakan psikolog pertama yang menekankan aspek-aspek perkembangan
kepribadian dan terutama menekankan peranan menentukan dari tahun-tahun
awal masa bayi dan kanak-kanak dalam meletakkan struktur watak dasar
sang pribadi. Kepribadian berkembang sebagai respon terhadap empat
sumber tegangan pokok, yakni : (1) proses-proses pertumbuhan fisiologis
(2) frustasi-frustasi (3) konflik-konflik (4) ancaman-ancaman.
Teori
psikologi Freud didasari pada keyakinan bahwa dalam diri manusia
terdapat suatu energi psikis yang sangat dinamis. Energi psikis inilah
yang mendorong individu untuk bertingkah laku. Menurut psikoanalisis,
energi psikis itu berasumsi pada fungsi psikis yang berbeda yaitu: Id,
Ego dan Super Ego.
Id merupakan
bagian paling primitif dalam kepribadian dan dari sinilah nanti Ego dan
Super Ego berkembang. Dorongan dalam Id selalu ingin dipuaskan dan
menghindari yang tidak menyenangkan.
Ego merupakan
bagian “eksekutif” dari kepribadian, ia berfungsi secara rasional
berdasakan prinsip kenyataan. Berusaha memenuhi kebutuhan Id secara
realistis, yaitu dimana Ego berfungsi untuk menyaring dorongan-dorongan
yang ingin dipuaskan oleh Id berdasarkan kenyataan.
Super Ego merupakan
gambaran internalisasi nilai moral masyarakat yang diajarkan orang tua
dan lingkungan seseorang. Pada dasarnya Super Ego merupakan hati nurani
seseorang dimana berfungsi sebagai penilai apakah sesuatu itu benar atau
salah. Karena itu Super Ego berorientasi pada kesempurnaan.
Menurut
Freud fase-fase perkembangan individu didorong oleh energi psikis yang
disebut libido. Libido insting kehidupan yang bersifat seksual yang ada
sejak manusia lahir. Ada 6 fase yang membagi perkembangan manusia
menurut Freud:
Fase oral (0-1 tahun) :
Disini anak mendapatkan kenikmatan dan kepuasan dengan berorientasi
pada mulut. Kontak sosial lebih bersifat fisik seperti menyusui. Peran
sosial biasanya dipegang oleh ibu. Pada fase ini bayi merasa dipuaskan
dengan makan dan menyusui dan terjadi kelekatan dan hubungan yang
emosional antara anak dan ibu.
Fase anal (1–3 tahun) :
Pada fase ini kenikmatan berpusat didaerah anus, seperti saat buang air
besar. Inilah saat untuk mengajarkan disiplin pada anak. Pada fase ini
balita merasa puas dapat melakukan aktivitas buang air besar dan buang
air kecil. Fase ini dikenal pula sebagai periode "toilet training". Pada
fase ini seringkali orang tua merasa direpotkan dengan perilaku balita
yang suka buang air sembarangan tanpa memperhatikan waktu dan tempat,
sehingga seringkali orang tua menjadi keras ke anaknya dan membuat anak
tersebut menjadi gagal melewati fase ini.
Fase falik (3–5 tahun) :
Pusat kepuasan pada fase ini adalah alat kelamin. Anak mulai tertarik
pada perbedaan anatomis laki-laki dan perempuan, dan biasanya difigurkan
oleh ayah dan ibu. Freud juga mengemukakan pada fase ini tentang
masalah Oedipus dan Electra complex tentang kelekatan anak laki-laki
kepada ibunya dan juga ada teori tentang "penis envy" dan ini terjadi
pada anak perempuan dimana anak perempuan ini akan dekat kepada
bapaknya.
Peride laten (5–12 tahun) :
Merupakan masa tenang dimana anak mulai mengembangkan kemampuan motorik
dan kognitifnya. Anak mulai mencoba menekan rasa takut dan cemas. Anak
mulai mencari figur ideal saat ia dewasa, homoseksual alami mulai bisa
terlihat pada masa ini. Fase ini adalah fase yang terpanjang,
berlangsung pada saat umur 6 tahun sampai usia 12 tahun atau usia
pubertas. Pada saat ini seorang anak dipengaruhi oleh aktivitas sekolah,
teman-teman dan hobinya. Kegagalan pada fase ini akan menyebabkan
kepribadian yang kurang bersosialisasi dengan lingkungannya.
Fase genital ( > 12 tahun ) :
Tahap kematangan pada alat reproduksi, pusat kepuasaan berada di daerah
kelamin. Disini libido mulai diarahkan untuk hubungan heteroseksual.
Dan mulai merasakan cinta kepada lawan jenis. Fase ini berlangsung pada
usia 12 tahun atau usia dimulainya pubertas sampai dengan umur 18 tahun,
dimana anak mulai menyukai lawan jenis dan melakukan hubungan
percintaan lewat berpacaran. Dan pada masa ini pula seorang anak akan
mulai melepas diri dari orangtuanya dan belajar untuk bertanggung jawab
akan dirinya.
Teori Perkembangan Kepribadian Menurut Erik Erikson
Erikson
mengatakan bahwa perkembangan itu memiliki prisip epigenetik. Teori
Erikson ini mendasarkan teori pada libido. Maka dari itu teori ini
sangat dipengaruhi oleh psikoanalisa Freud. Disini yang dikembangkan
adalah konflik yang terjadi di dalam perkembangan seseorang. Konflik
yang timbul ini akan menimbulkan krisis. Apabila krisis yang terjadi
tidak dapat terselesaikan, maka akan mempengaruhi perkembangan individu.
Menurut Erikson krisis disini bukanlah suatu yang buruk, tetapi
merupakan titik tolak perkembangan psikososial Erikson yang dibagi
menjadi delapan tahap:
Developmental Stage
|
Basic Components
|
Infancy (0-1 thn)
Early childhood (1-3 thn)
Preschool age (4-5 thn)
School age (6-11 thn)
Adolescence (12-10 thn)
Young adulthood ( 21-40 thn)
Adulthood (41-65 thn)
Senescence (+65 thn)
|
Trust vs Mistrust
Autonomy vs Shame, Doubt
Initiative vs Guilt
Industry vs Inferiority
Identity vs Identity Confusion
Intimacy vs Isolation
Generativity vs Stagnation
Ego Integrity vs Despair
|
1. Basic Trust vs Basic Mistrust (Kepercayaan Dasar Vs Kecurigaan Dasar) Usia 0-1th
Pada tahap
kepercayaan dasar yang paling awal ini terbentuk selama tahap
sensorik-oral dan di tunjukkan oleh bayi lewat kapasitasnya tidur dengan
tenang dan makan dengan nyaman. Kebutuhan akan rasa aman dan
ketidakberdayaan menyebabkan konflik yang dialami oleh anak dalam tahap
ini adalah kepercayaan. Bila rasa aman terpenuhi, maka akan berkembang
pula kepercayaan nya pada lingkungan. Dan sebaliknya bila terganggu
dengan lingkungan, maka akan sulit untuk mengembangkan kepercayaan. Pada
tahap ini ibu memegang peranan penting.
2. Autonomy vs Shame & Doubt (Otonomi Vs Perasaan Malu dan Keragu-raguan) Usia 2-3th
Pada tahap
kedua ini terjadi tahap muscular-anal dalam skema psikososial. Pada masa
ini organ dan fungsi tubuh sudah mulai masak dan terkoordinasi, anak
dapat melakukan gerakan secara lebih bervariasi. Dan karena itu konflik
yang dihadapi pada masa ini lebih kepada pengakuan, pujian untuk
mengembangkan percaya diri. Kedua orang tua memegang peranan penting
pada masa ini.
3. Initiative vs Guilt (Inisiatif Vs Rasa Bersalah) Usia 3-6th
Pada tahap
ini anak sudah mulai berinisiatif atau memiliki perasaan bebas untuk
melakukan sesuatu. Tapi bila dia mengembangkan keraguan sebelumnya, maka
yang akan berkembang malah rasa bersalahnya.
4. Industry vs Inferiority (Kerajinan Vs Inferioritas) Usia 6-11th
Pada tahap
ini anak mulai dapat berfikir logis dan sudah mulai bersekolah. Konflik
yang dihadapi pada masa ini adalah perasaan sebagai seorang yang mampu
atau perasaan rendah diri. Bila ia mengembangkan kemampuannya maka akan
berkembang pula gairah untuk lebih produktif.
5. Identity vs Role Confusion (Identitas Vs Kekacauan Identitas) Mulai Usia 12th
Pada tahap
ini anak lebih dihadapkan pada tutuntan untuk lebih mengenal dirinya
dimana dia sudah mulai harus memikirkan masa depannya. Konflik yang
dihadapi adalah perasaan menemukan jati dirinya atau malah kekaburan
diri.
6. Intimacy vs Isolation (Keintiman Vs Isolasi) Mulai Usia Dewasa Awal
Pada tahap
ini individu sudah mulai mencari pasangan hidup. Konflik yang dihadapi
pada masa ini tentunya adalah kesiapan untuk berhubungn dengan orang
lain. Seseorang yang telah melewati tahap ini akan mendapatkan perasaan
kemesraan dan keintiman.
7. Generativity vs Self-absorbtion (Generativitas Vs Stagnasi) Usia Dewasa
Pada tahap
ini konflik atau krisis yang dihadapi adalah dimana muncul perasaan
tuntutan untuk membantu orang lain diluar keluarganya, seperti
masyarakat umum. Pada tahap ini pengalaman yang dapat mempengaruhi
kemampuannya untuk berbuat sesuatu di masyarakat.
8. Ego Integrity vs Despair (Integritas Vs Keputusasaan) Usia Dewasa Akhir
Pada masa
ini seseorang akan mulai menengok masa lalu. Prestasi dan segala sesuatu
yang didapat dimasa lalu akan menghasilkan kepuasan. Dan apabila apa
yang diraih pada masa lalu tidak sesuai dengan yang diharapkan, maka
akan menimbulkan rasa kecewa.
Teori Perkembangan Kepribadian Menurut Gordon W. Allport
Teori Gordon
W. Allport menyatakan bahwa kepribadian manusia akan berubah-ubah
mengikuti fase perkembangan yang sedang dilaluinya. Secara umum teori
Allport memberi definisi yang positif terhadap manusia, teori Allport
itu telah membantu manusia untuk melihat diri sendiri sebagai mahkluk
yang baik dan penuh harapan. Memandang satu pribadi positif dan apa
adanya merupakan salah satu definisi pribadi sehat, inilah kelebihan dan
kekuasan dari teori Allport. Kepribadian manusia menurut Allport adalah
organisasi yang dinamis dari system psikofisik dalam individu yang
turut menentukan cara-caranya yang unik atau khas dalam menyesuaikan
diri dengan lingkungannya. Dalam teori Allport juga memandang bahwa
kesehatan psikologis adalah melihat ke depan, tidak melihat ke belakang,
dapat dikatakan bahwa seluruh teori yang dikemukakan oleh Allport ini
sangat bertentangan dengan teori-teori yang dikemukakan oleh Freud.
Kualitas Kepribadian yang matang menurut allport sebagai berikut:
1. Ekstensi sense of self.
- Kemampuan berpartisipasi dan menikmati kegiatan dalam jangkauan yang luas.
- Kemampuan diri dan minat-minatnya dengan orang lain beserta minat mereka.
- Kemampuan merencanakan masa depan (harapan dan rencana)
2. Hubungan hangat/akrab dengan orang lain
Kapasitas
intimacy (hubungan kasih dengan keluarga dan teman) dan compassion
(pengungkapan hubungan yang penuh hormat dan menghargai dengan setiap
orang)
3. Penerimaan diri
Kemampuan
untuk mengatasi reaksi berlebih hal-hal yang menyinggung dorongan khusus
(misal : mengolah dorongan seks) dan menghadapi rasa frustasi, kontrol
diri, presan proporsional.
4. Pandangan-pandangan realistis, keahlian dan penugasan
Kemampuan
memandang orang lain, objek, dan situasi. Kapasitas dan minat dalam
penyelesaian masalah, memiliki keahlian dalam penyelesain tugas yang
dipilih, mengatasi pelbagai persoalan tanpa panik, mengasihani diri,
atau tingkah laku lain yang merusak.
5. Objektifikasi diri: insight dan humor
Kemampuan
diri untuk objektif dan memahami tentang diri dan orang lain. Humor
tidak sekedar menikmati dan tertawa tapi juga mampu menghubungkan secara
positif pada saat yang sama pada keganjilan dan absurditas diri dan
orang lain.
6. Filsafat Hidup
Ada latar belakang yang mendasari semua yang dikerjakannya yang memberikan tujuan dan arti. Contohnya lewat agama.
Allport
melihat bahwa anak yang baru lahir sebagai seorang ciptaan keturunan,
hanya memiliki dorongan primitif, dan tingkah laku reflek, tidak
memiliki kepribadian tapi memiliki potensi yang akan terpenuhi atau
terbentuk pada saat pertumbahan dan pematangannya. Dalam Perkembangan
Proprium Allport membagi dalam beberapa tahap sebagai berikut:
1) 0-3 tahun :
Pembanguanan
keadaran diri : sense of bodily self (enak tidak enak), perasaan
identitas diri berkelanjutan kesadaran sebagai subjek yang berkembang.
Dalam hal ini bahasa menjadi faktor yang penting. Harga diri atau
kebanggaan sebagai periode terakhir dimana anak ingin melakukan sesuatu,
membuatnya terwujud, dan mengontrol dunianya.
2) 4-6 tahun:
Perluasan
diri dan gambaran diri. Dalam perluasan diri, perasaan keterhubungan
dengan orang-orang dan hal-hal yang penting dalam lingkungannya. Relasi
anak dan lingkungan tempat dia tumbuh terhubung sangat penting. Muncul
perasaan lingkuangan tersebut adalah bagian dirinya. Gambaran diri
terkait dengan penanaman-penanaman nilai, tangung jawab moral, intensi,
tujuan dan pengetahuan diri yang akan berperan mencolok dalam
kepribadiannya kelak.
3) 6-12 tahun:
Kesadaran
diri. Pengenalan kemampunan diri mengatasi persoalan-persoalan dengan
alasan dan gagasan karena anak bergerak dari lingkungan keluarga ke
masyarakat.
4) Remaja
Propriate
striving, pembanguanan tujuan dan rencana ke depan: intensi-intensi,
long-range purposes, distant goals. Persoalan utama berkaitan dengan
identitas, ”apakah saya seorang anak atau dewasa?”
5) Kedewasaan
Menurut
Allport, faktor utama tingkah lalu orang dewasa yang matang adalah
sifat-sifat yang terorganisir dan selaras yang mendorong dan membimbing
tingkahlaku menurut prinsip otonomi fungsional.
Fase perkembangan Kepribadian menurut Allport adalah :
1. Masa Anak – Anak
Masa ini
dimulai dari masa neonatus yang menjadi awal perkembangan dari
kepribadian anak. Pada masa perkembangan ini anak mulai bisa melakukan
gerakan refleks yang belum bisa dibedakan. Ekspresi emosi anak pada masa
ini cenderung monoton dan akan mengalami perkembangan sesuai dengan
masa yang dilewatinya.
2. Masa Transformasi Anak – Anak
Pada masa ini, perkembangan kepribadian seseoarang akan terlihat dari :
- diferensiasi
- integrasi
- pematangan
- belajar
- kesadaran (sugesti) dan harga diri
- inferioritas ataupun kompensansi
- mekanisme psikoanalitis
- otonomi fungsional
- reorintasi mendadak trauma
- objektivitas
- insting
- humor
- pandangan hidup
3. Masa Dewasa
Merupakan
masa terpenting dalam perkembangan kepribadian seseorang. Masa – masa
ini sangat menentukan bentuk kepribadian seseorang melalui tingkah laku
yang ditujukannya.
Menurut Allport, seseorang dikatakan dewasa, jika :
mulai bisa memproyeksikan kebutuhannya tidak hanya untuk masa sekarang tapi untuk masa yang akan datang (extension self)
mulai
mengenal apa yang diinginkannya dan yang menjadi kebutuhannya serta
mengerti akan hal – hal yang bisa memberikan kesenangan pada dirinya
(insight & humor)
mengerti arti dan tujuan hidup yang dijalaninya, mulai memiliki pandangan hidup atau filsafat hidup yang terus dipertahankan.
Pada masa perkembangan kepribadian, unsur religius menjadi unsur yang sangat penting untuk membentuk kepribadian seseorang.
PSIKOLOGI KEPRIBADIAN
Pengertian psikologi kepribadian dari berbagai buku
o
Psikologi kepribadian adalah ilmu yang mencakup upaya sistematis untuk
mengungkapkan dan menjelaswkan pola teratur dalam pkiran, perasaan, dan
perilaku nyata seorang yang mempeengaruhi kehidupannya sehari-hari. Sehingga
mampu menjawab tiga pertanyaan, yaitu
-
Apa, yang mengungkapkan karakteristik seseorang dan
bagaimana karrakteristik itu ditata untuk saling berhubungan antara satu dengan
yang lain.
-
Mengapa, yang memberitahukan determinan atau penentu
kepribadian seseorang
-
Mengapa, yang menyatakan alasan dari perilaku
individual.
A Pervin, Lawrence,dkk , 2004. Psikologi kepribadian teori dan
penelitian. United State of America; McGraw-Hill Company.
o Psikologi klepribadian
adalah studi tentang kekuatan-kekuatan psikologi ang membuat setipa orang unik.
Cara menjawab pula, “arti mengapa menjadi manusia ?” dengan melakukan observasi
sistematik tentan jalan dan alasan seseorang berperilaku.
Friedmen, Howard S and Miriam W Schoctack, 2006. Kepribadian teori
klasik dan modern. United State of America ; Pearson Education, Inc.
o Psikologi kepribadian
adalah study yang mempelajari ide-ide bahwa setiap kepribadian merupakan pola
organisasi berbagai tingkah lahu yang berbeda yan dimiliki setiap individu.
Wilcox, Dr Lynn, 2001. Personality psychotherapy. Boston ; sambala
publication, Inc,
o
Psikologi kepribadian sebenarnya bukanlah barang
baru, tapi seudah sering diusahakan oleh para ahli namun dengan istilah yang
berberda. Seperti, characterologie, the science od character, psychology of
character, theory of personality, daln lain-lain. Kalau orang telah memilih istilah kepribadian,
selanjutnya masih perlu ditunjukkan, bahwa istilah psikologikepribadian lebih
tepat daripada istilah teori kepribadian karena orang yang mempersoalkan kepribadian
itu dalam arti psikologis.
Psikologi kepribadian merupakan pengetahuan ilmiah.
Sebagai
pengetahuan ilmiah, psikologi kepribadian menggunakan
konsep-konsep
dan metoda-metoda yang terbuka bagi pengujian
empiris. Penggunaan
konsep-konsep dan metoda-metoda ilmiah dimaksudkan
agar psikologi
kepribadian bisa mencapai sasarannya, yaitu :
pertama, memperoleh
informasi mengenai tingkah laku manusia dan kedua,
mendorong individuindividu
agar bisa hidup secara penuh dan memuaskan.
Usaha untuk memperoleh pemahaman mengenai perilaku
manusia
bukan hanya dimaksudkan untuk melampiaskan hasrat
ingin tahu saja tetapi
juga diharapkan bermanfaat bagi peningkatan kualitas
hidup manusia.
Pengetahuan mengenai perilaku individu-individu
beserta faktor-faktor yang
berhubungan dengan perilaku tersebut hendaknya dapat
dimanfaatkan
dalam kegiatan terapan atau praktik seperti
psikoterapi dan programprogram
bimbingan, latihan dan belajar yang efektif, juga
melalui perubahan
lingkungan psikologis sedemikian rupa agar
individu-individu itu mampu
mengembangkan segenap potensi
yang dimiliki secara optimal.
Psikologi kepribadian, sama halnya dengan
cabang-cabang lainnya dari
psikologi, memberikan sumbangan yang berharga bagi
pemahaman
tentang manusia melalui kerangka kerja psikologi
secara ilmiah. Yang
membedakan psikologi kepribadian dengan cabang-cabang
lainnya adalah
usahanya untum mensintesiskan dan mengintegrasikan
prionsip-prinsip
yang terdapat dalam bidang-bidang psikologi lain
tersebut. Dalam bidang
psikologi tidak ada satu bidangpun yang memiliki
daerah yang demikian
luas seperti psikologi kepribadian
Koeswara, E. 2001 .Teori-teori Kepribadian. Bandung
;Eresco.
o
Psikologi kepribadian ialah ilmu yang mendalami
mengenai individu konsisten dengan penekanannya atas keunikan dari setiap
manusia, serta juga berusaha untuk mendeskripsikan manusia dalam bentuk sifat
umum, merampas keunikan individual mereka, namun dengan cenderung
menyederhanakan perilaku individu pada sifat-sifat umum.
Ilmu tentang individu yang meliputi perilaku yang terlihat
dan pikiran yang tidak terlihat serta tidak hanya merupakan sesuatu tetapi juga
melahirkan sesuatu yang mencakup substansi dan perubahan, produk dan proses
serta struktur danperkembangannya.
Jfeist, Jess Feist Gregory, 2009. Teori kepribadian. United State
of America; McGraw-Hill Company.
o
Sesuai dengan kedudukannya, maka psikologi
kepribadian dirumuskan sebgai psikologi yang membahas kepribadian.,n artinya
yang dipelajari adalah seluruh pribadinya, bukan hanya pikirannya, perasaannya,
dan sebagainya, melainkan secara keseluruhannya, sebagai panduan antara jasmani
dan rohani. Oleh karena itu, didalam proses pertumbuhannya dipengaruhi oleh
faktor faktor dari dalam yang terdiri dari bermacam-macam disposisi yang dibawa
sejak lahir dan juga faktor dari lingkungannya yang terdiri atas bermacam-macam
hal.
Sujanto, Agus, dkk, 2001. Psikologi Kepribadian. Jakarta;
Bumi Aksara.
o Psikologi
kepribadian merupakan ilmu watak atau karakterologi yang mempunyai arti rangkap
Suryabrata, Sumadi, 1986. Psikologi Kepribadian. Jakarta;
Rajawali.
o
The study of personality has involved the
proliferation of an apparently unending series of theories, or models, each of
concentrating on different personal characteristics or situational variables,
as crucial and the description of person and the delineation of individual
differences of personality between person.
Taylor, Ann and W Lady Slaw Stuckin, 1970. Introduction
psychology. England; Penguin BooK.ANTARIKSA
Antariksa
antariksa adalah sebuah kumpulan dari segala Galaksi,, dan semua itu berkumpul dalam satu kesatuan contohnya yaitu tadi antariksa,, luas antariksa tidak bisa di perkirakan karena sangatlah luas,, antariksa terlihat tidak memiliki kehidupan dan mungkin banyak orang mengira kehidupan itu hanya ada di bumi,, tapi pada kenyataannya ada juga cerita mengenai U.F.O apakah U.F.O itu benar-benar ada ?kita tidak tahu,, tapi teknologi semakin lama semakin canggih,, dan mungkin suatu saat nanti kita akan bisa menemukan planet yang memiliki kehidupan juga.. seperti yang sudah di temukan oleh para ilmuan zaman sekarang yang mengatakan bahwa ada planet yang mirip dengan bumi dan planet itu mempunyai kadar air yang pas juga untuk manusia,, siapa tahu kita akan dipindahkan kesana ? Kesimpulannya adalah : antariksa adalah tempat yang sangat asing bagi manusia,, tapi manusia terkadang heran mengapa banyak terjadi moment yang tidak bisa diduga oleh manusia itu terjadi di antariksa,, dan mengapa semua itu bisa terjadi ? apa yang menyebabkannya ? itu semua masih menjadi Tanda Tanya Besar.
Planet adalah benda langit yang memiliki ciri-ciri berikut:
- mengorbit mengelilingi bintang atau sisa-sisa bintang;
- mempunyai massa yang cukup untuk memiliki gravitasi tersendiri agar dapat mengatasi tekanan rigid body sehingga benda angkasa tersebut mempunyai bentuk kesetimbangan hidrostatik (bentuk hampir bulat);
- tidak terlalu besar hingga dapat menyebabkan fusi termonuklir terhadap deuterium di intinya; dan,
- telah "membersihkan lingkungan" (clearing the neighborhood; mengosongkan orbit agar tidak ditempati benda-benda angkasa berukuran cukup besar lainnya selain satelitnya sendiri) di daerah sekitar orbitnya
Berdasarkan definisi di atas, maka dalam sistem Tata Surya terdapat delapan planet. Hingga 24 Agustus 2006, sebelum Persatuan Astronomi Internasional(International Astronomical Union = IAU) mengumumkan perubahan pada definisi "planet" sehingga seperti yang tersebut di atas, terdapat sembilan planet termasuk Pluto, bahkan benda langit yang belakangan juga ditemukan sempat dianggap sebagai planet baru, seperti: Ceres, Sedna, Orcus, Xena, Quaoar,UB 313. Pluto, Ceres dan UB 313 kini berubah statusnya menjadi "planet kerdil/katai."
Planet diambil dari kata dalam bahasa Yunani Asteres Planetai yang artinya Bintang Pengelana. Dinamakan demikian karena berbeda dengan bintang biasa, Planet dari waktu ke waktu terlihat berkelana (berpindah-pindah)
dari rasi bintang yang satu ke rasi bintang yang lain. Perpindahan ini
(pada masa sekarang) dapat dipahami karena planet beredar mengelilingi matahari. Namun pada zaman Yunani Kuno yang belum mengenal konsep heliosentris, planet dianggap sebagai representasi dewa di langit. Pada saat itu yang dimaksud dengan planet adalah tujuh benda langit: Matahari, Bulan, Merkurius, Venus, Mars, Jupiterdan Saturnus. Astronomi modern menghapus Matahari dan Bulan dari
daftar karena tidak sesuai definisi yang berlaku sekarang. Sebelumnya,
planet-planet anggota tata surya ada 9, yaitu Merkurius, Venus, Bumi,
Mars, Jupiter/Yupiter, Saturnus, Uranus, Neptunus, dan Pluto. Namun,
tanggal 26 Agustus 2006, para ilmuwan sepakat untuk mengeluarkan Pluto
dari daftar planet sehingga jumlah planet di tata surya menjadi hanya 8.
Bintang merupakan benda langit yang memancarkan cahaya.
Terdapat bintang semu dan bintang nyata. Bintang semu adalah bintang
yang tidak menghasilkan cahaya sendiri, tetapi memantulkan cahaya yang
diterima dari bintang lain. Bintang nyata adalah bintang yang
menghasilkan cahaya sendiri. Secara umum sebutan bintang adalah objek
luar angkasa yang menghasilkan cahaya sendiri (bintang nyata)
.
Tanda-Tanda Adanya Kehidupan di Planet Mars

Tanda-Tanda Adanya Kehidupan Di Planet Mars
Kalian pernah denger gak? berita di televisi atau dimanapun kalo ada sekitar 10.000 manusia yg mendaftarkan diri buat pindah ke palnet Mars? Menurut mereka, bumi lama kelamaan akan hancur,maka dari itu mereka berinisiatif buat pindah ke Planet Mars. katanya juga, disana ilmuan udah nemuin tanda-tanda adanya kehidupan,ini tanda-tandanya:
Tanda-Tanda
kehidupan di Planet Mars mulai nampak, gambar terbaru yang dikirim
oleh Satelit pemantau yang mengelilingi Mars mengungkap tabir alam
terdapat indikasi adanya air garam cair di Planet Mars itu. Badan
Antariksa Nasional AS NASA sebagaimana dirilis oleh VOA kemarin ( 6/8 )
mengatakan bahwa pengamatan dari satelit pemantau yang mengorbit Mars
mengungkapkan indikasi bahwa air garam yang cair mungkin mengalir di
permukaan Mars dalam bulan-bulan paling panas planet merah itu.
Gambar
Permukaan Planet Mars yang dikirimkan oleh Satelit Pengamat NASA
menunjukkan Indikasi itu, untuk jelasnya dapat dilihat pada gambar (
Foto ) yang dikirimkan NASA seperti ini :
Foto NASA Via VOA
Memperhatikan
Gambar terbaru kiriman Satelit pengamat NASA yang menunjukkan gambaran
endapan berbentuk jari jemari yang panjang gelap yang menjulur kebawah
berbentuk kawah Gunung yang sangat luas yang kabarnya Gambar itu diambil
oleh sebuah Camera yang berasal dari satelit yang mengorbit Mars selama
beberapa Tahun.
Dan
Para Ilmuwan NASA berpendapat bahwa garis-garis gelap itu kemungkinan
adalah air garam cair di Mars karena hal itu hanya muncul diakhir musim
semi dan musim panas di planet yang sangat dingin itu.
Kemungkinan
pada saat akhir musim semi dan musim panas Air Garam yang membeku
menjadi cair dan mengalir masuk kedalam kawah yang maha luas seperti
terdapat pada Gambar.
Menurut
para ilmuwan NASA walau gambar-gambar yang direkam oleh Satelit
pemantau NASA belumlah menjadi bukti Outentik namun diperkirakan
gambar-gambar itu adalah Indikasi yang paling kuat terdapatnya
tanda-tanda kehidupan di Planet Mars, karena air merupakan hal yang
sangat urgen untuk makhluk hidup.
Satelit Mars Maven ( foto : Wikipedia by VOA )
Khabarnya
NASA juga telah menyetujui sebuah rancangan untuk Satelit Marsnya yang
diberi Nama MAVEN yang akan menjadi Pesawat Antariksa Pertama untuk
menyelidiki atmosfir paling atas dan iklim di Planet Mars. Tujuan atau
Misi dari MAVEN adalah mengungkap tentang evolusi iklim di Planet Mars,
satelit MAVEN rencananya akan diluncurkan oleh NASA pada alhir tahun
2013.
Melihat
keseriusan NASA dengan Satelit MAVEN, kemungkinan AS memang berencana
untuk menjadikan Planet Mars menjadi hunian kedua bila terjadi sesuatu
di Bumi ini semakin nampak, namun apapun akhirnya kesemuanya kembali
kepada sang Pencipta, Apakah Mars memang layak dihuni atau tidak
tergantung pada kesimpulan akhir yang dihasilkan dari survey dan
peneliatian para Akhli, yang tentunya akan memakan waktu dan biaya yang
tak sedikit serta keseriusan para peneliti.
Pertama
kali Mars diobservasi adalah pada abad ke-17. Dan baru 2 abad kemudian,
para astronomer mengetahui adanya kemiripan antara Mars dan Bumi. Contoh, panjang 1 hari di Mars hampir sama dengan di Bumi, yang artinya Mars mengalami musim-musim seperti yang
ada di bumi. Perkiraan ini memunculkan teori adanya sebuah bentuk
kehidupan di Mars. Tahun 1854, William Whewell, seorang fellow di
Trinity College, Cambridge mengeluarkan teori bahwa di Mars terdapat
laut, daratan dan bahkan bentuk kehidupan.
Teori
tentang kehidupan di Mars akhirnya benar-benar populer pada akhir abad
ke-19 ketika sebuah observasi teleskopik atas permukaan Mars menemukan
adanya kanal-kanal misterius. Pada tahun 1906, Seorang yang bernama
Percival Lowell menerbitkan sebuah buku berjudul Mars, yang diikuti sequelnya Mars and its canals.
Dalam bukunya ia berspekulasi bahwa kanal-kanal tersebut dibangun oleh
peradaban yang telah lama musnah. Ide ini juga menginspirasi HG Wells
untuk menulis cerita tentang Invasi alien dari Mars ke bumi dalam buku The War of the Worlds.
Beberapa
wahana ruang angkasa telah dikirim untuk meneliti planet Mars,
diantaranya Mariner 4, Viking dan Opportunity. Viking menemukan
peningkatan kadar CO2 pada tanah Mars. Karena itu Gilbert Levin, seorang
ilmuwan menyimpulkan adanya kehidupan di Mars. Sedangkan ilmuwan
lainnya segera membantah dengan menyebutkan bahwa bahwa bahan kimia
superoxidant pada tanah bisa saja terjadi tanpa campur tangan kehidupan.
Lagipula, 4 miliar tahun yang lalu, Mars telah kehilangan medan
magnetnya sehingga Ionosfer Mars tidak bisa mencegah terjadinya badai matahari atau radiasi yang menyebabkan bentuk kehidupan menjadi mustahil untuk bertahan.
Namun penemuan terbaru pada tahun 2000 menemukan unsur hematite pada permukaan Mars yang mengindikasikan adanya air di
masa lampau. Yang lebih mengejutkan juga ditemukan adanya
selokan-selokan pada permukaannya. Pada tahun 2004, NASA mengumumkan
bahwa pada masa lampau Mars adalah sebuah planet basah. Penyelidikin
lanjutan pada tahun 2006 juga mengkonfirmasi adanya penemuan
selokan-selokan air tersebut.
Pada
Desember 2006, Mars Global Surveyor menemukan adanya pergeseran bentuk
sedimen dan celah pada permukaan Mars. Para ilmuwan menyimpulkan
pergeseran itu terjadi akibat aliran air, yang berarti pada permukaan
Mars saat ini masih terdapat air dalam bentuk aslinya.
Misi
Mars terbaru adalah Phoenix Lander yang diluncurkan pada 25 Mei 2008.
Phoenix juga menemukan adanya kandungan air pada bebatuan Mars.
Walaupun
masih diadakan penelitian intensif mengenai Mars, beberapa foto yang
diambil oleh wahana antariksa menemukan beberapa gambar aneh. Mungkin
banyak yang sudah mengetahui wajah yang terukir pada planet Mars yang
sangat terkenal itu. Tapi bagi yang belum mengetahuinya, pada akhir
tahun 1976, Viking yang memotret permukaan planet Mars mendapatkan
sebentuk wajah pada planet Mars. Inilah foto tersebut.

Sejak foto tersebut muncul untuk pertama kalinya, maka spekulasi tentang adanya extra terestrial di Mars kembali muncul. foto-foto berikutnya juga memunculkan tanda tanya yang lebih besar lagi. lihatlah beberapa diantaranya :
Penemuan monumen kolosal di permukaan Mars
Bahkan bukan hanya tengkorak raksasa, di foto dibawah ini juga terlihat adanya ukiran hewan.

Foto
dibawah ini sebenarnya adalah foto yang sama dengan lokasi penemuan
tengkorak raksasa dan ukiran hewan diatas. Namun pada foto kali ini,
yang diambil pada situs NASA menunjukkan adanya manipulasi foto yang
halus. Tengkorak dan ukiran hewan telah dihilangkan. Para peneliti UFO percaya pemerintah/NASA telah menghapusnya.

Foto
dibawah ini sebenarnya adalah foto yang sama dengan lokasi penemuan
tengkorak raksasa dan ukiran hewan diatas. Namun pada foto kali ini,
yang diambil pada situs NASA menunjukkan adanya manipulasi foto yang
halus. Tengkorak dan ukiran hewan telah dihilangkan. Para peneliti UFO percaya pemerintah/NASA telah menghapusnya.
Jika
Anda ingin belajar menggunakan facebook untuk mengembangkan bisnis,
atau toko online, maka rekomendasi saya ini bisa anda pertimbangkan,
karena langsung di kelola oleh seorang Facebook Optimizer. Bagaimana
caranya? Klik disini untuk mengetahui lebih lanjut.
Penemuan tengkorak manusia di Mars
Foto
pertama ini berasal dari NASA, tengkorak manusia yang ada di dalam
gambar tersebut pertama kali diidentifikasi oleh Eduardo Lucena dari
Brazil.


Tengkorak pada foto kedua dibawah ini pertama kali diidentifikasi oleh Michael Middleton dari Australia.
Penemuan tengkorak hewan di Mars
Penemuan sebuah patung manusia di Mars
Pertama kali diidentifikasi oleh Marcela Bravo pada tahun 2008.



Apabila patung tersebut dilihat dari sisi sebaliknya, maka posisi patung tersebut persis seperti huruf Hieroglyph Mesir yang berarti “Ibu dan Anak” (lihat gambar dibawah)

Sedangkan sederetan simbol dibawah ini adalah kode-kode yang ditemukan di sebuah kuil kuno di Brazil pada tahun 1753. Dalam foto-foto yang dihasilkan oleh tiga ekspedisi ke Mars terlihat adanya simbol yang sama tertera di permukaan Mars, sama dengan simbol berbentuk seperti angka 5 yang diberi warna biru. Kuil Brazil tersebut ditemukan di sebuah kota kuno dengan struktur bangunan yang rumit dengan batu-batuan megalitik yang besar. Hal ini semakin meneguhkan para Ufolog yang mempercayai bahwa peradaban kuno umat manusia berasal dari planetlain.
Penemuan objek-objek aneh lainnya
Objek
aneh di bawah ini pertama kali diidentifikasi oleh Salvatore Valentin
Carta dari Argentina. Benda ini jelas menunjukkan perbedaan yang sangat
mencolok dalam bentuknya dengan benda-benda lain di sekitarnya. Jelas
objek di bawah ini adalah sebuah anomali.











